Pada tanggal 17-20 April 2026 Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) melaksanakan kegiatan fumigasi Ruang Karya Ilmiah lantai 2, sebagai langkah preventif dalam menjaga kualitas serta kelestarian koleksi Perpustakaan. Kegiatan ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan satu tahun sekali sebagai upaya menjaga kebersihan serta melindungi koleksi dari serangan hama dan mikroorganisme yang dapat merusak bahan pustaka.
Tim fumigasi terdiri dari 8 pegawai Perpustakaan dan di koordinatori oleh Catur Indra Himawan, S.S.I. Berbagai persiapan dilaksanakan sebelum fumigasi dilaksanakan seperti diadakan rapat koordinasi, persiapan alat dan bahan. Kemudian tim bekerjasama menutup seluruh celah yang berpotensi menjadi jalur keluar masuknya udara menggunakan plastik berukuran besar. Proses ini bertujuan untuk menciptakan kondisi ruangan yang kedap udara sehingga obat fumigan dapat bekerja secara maksimal tanpa keluar dari area yang telah ditentukan.
Dalam pelaksanaannya, fumigasi menggunakan bahan utama berupa obat fumigan yang diaplikasikan secara hati-hati oleh petugas yang telah dilengkapi dengan alat pelindung diri (APD) lengkap. Penggunaan APD menjadi hal yang sangat penting guna memastikan keselamatan seluruh petugas selama proses berlangsung, mengingat bahan fumigan memiliki kandungan kimia yang harus ditangani dengan standar keamanan yang ketat.
Proses fumigasi dilakukan secara bertahap dengan memastikan seluruh area tertutup rapat, kemudian petugas memasang obat fumigan dititik-titik yang telah ditentukan. Setelah proses fumigasi selesai, tim melakukan pembersihan serta pengecekan ulang untuk memastikan bahwa kondisi ruangan telah aman, bebas dari residu bahan berbahaya, dan siap digunakan kembali oleh pengunjung perpustakaan.
Kepala perpustakaan UMP, Ibu Riski Tri Wismanawati, S.I.Kom., menyampaikan bahwa kegiatan fumigasi ini merupakan bagian penting dari upaya perawatan koleksi perpustakaan. Menurutnya, fumigasi tidak hanya bertujuan untuk membasmi hama, tetapi juga sebagai langkah pencegahan agar koleksi tetap terjaga dalam jangka panjang. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan seluruh koleksi karya ilmiah dapat terlindungi dari kerusakan serta tetap dapat dimanfaatkan secara optimal oleh civitas akademika. (Ind/Ed)

